Minggu, 11 Oktober 2009

Prospek Bisnis Resort dan Hotel

Kebutuhan sebuah tempat yang nyaman dan tenang untuk menyegarkan hati dan pikiran menjadi dasar bisnis ini terus bergairah dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Tuntutan gaya hidup sebagian masyarakat modern adalah sebuah tempat yang mampu memberi kenyamanan dan layanan terbaik. Dari data survey menyebutkan bahwa parawisatawan yang menghabiskan weekend-nya lebih memilih tempat yang bisa memberi nuansa lain dengan konsep yang unik. 45 wisatawan menyukai sebuah resort atau hotel pelayanan dan 55% wisatawan meyukai sebuah hal unik yang belum ditemukan ditempat lain. maka hal ini bisa digunakan para pelaku bisnis perhotelan untuk berlomba-lomba mencari ide-ide unik yang mampu memberi gaya tarik bagi para calon tamu maupun menjaga para pelanggannnya. maka tidak ada salahnya apabila para pelaku bisnis giat melakukan obeservasi kemasing-masing pelanggannya untuk memberi ide ataupun saran yang mungkin bisa di kembangkan menjadi sebuah ide kreatif yang menunjang dari upaya pemasaran dan promosi bagi resort maupun hotel yang dikelolanya. Yang perlu kita garis besari bersama bahwa bisnis ini masih tetap menjanjikan dengan syarat para pelakunya mampu menjaga kualitas pelayanan dan kreatifitas dalam penyajian konsep dan program baru yang ditawarkan.
(r3n)

Murka Alam

Gempa 7.6 SR itu telah meluluh lantakan kota padang dan sekitarnya, hal itu cukup bagi kita untuk berfikir bahwa ini bukanlah suatu yang kebetulan. ini ada sebuah kronologis yang mau tidak mau kita harus mengakuinya ini adalah bagian dari rangkaian "dosa-dosa" kita. Keserakahan kita memicu murka alam yang sebesar apapun upaya kita mencegahnya tetapi kekuatan alam tak mampu kita bendung. jujur kezaliman yang kita lakukan sebenarnya jauh lebih besar dari murka alam yang telah ditimpakan kekita. jadi sudah bukan waktunya lagi saling menyalahkan, rakyat ,pengusaha, pejabat, aparat semua harus berusaha untuk kembali Islah dengan Alam agar murka ini tidak berkelanjutan. Ingat "dosa" kita hari ini akan dirasakan oleh anak cucu kita kelak maka STOP sekarang juga untuk berbuat "dosa" itu. Hormatilah Alam, hentikan penebangan hutan, hentikan ekploitasi kekayaan alam yang berpotensi merusak kelestariaan alam. Jangan jadikan kebutuhan kita hari ini membunuh generasi kita esok hari. Tindakan kita detik ini terhadap alam akan menentukan nasib dan kelangsungan hidup generasi kita selanjutnya. maka lakukan apa saja sekarang untuk memperbaiki kesalahan kita terhadap alam agar kemurkaan ini mereda. coba bayangkan dan nikmati apabila kita bisa berdamai dengan alam. Alam menyediakan apapun yang kita butuhka. Dengan menghormati Alam maka secara otomatis kita telah menghormati penciptaNYA. Renungkan!!!!
(r3n)

Jumat, 17 Juli 2009

Mem branding Product

Mobil BMW selalu menjadi icon kesuksesan dan kekayaan seseorang. Tampaknya orang memandang BMW sebagai brand tersendiri yang mampu memvisualisasi orang bahwa siapaun orangnya yang punya BMW pasti orang kaya. Bahkan ada kejadian lucu saat saya bertemu teman saya, saat ditanya saya dari mana saya jawab bahwa saya baru bawa mobil saya ke bengkel untuk service rutin, lalu teman saya bertanya jenis mobil saya lalu dengan pedenya saya jawab BMW, apa yang terjadi teman saya langsung menyanjung-nyanjung saya bahwa saya sekarang jadi orang kaya. padahal informasinya belum jelas, dia tidak tanya BMW saya tahun berapa, padahal mobil saya BMW tahun 1975 yang dengan harga 12 juta sudah bisa saya miliki. itulah kekuatan brand, BMW mampu menampilkan brand prestisius dan mewah dan menjadi rujukan untuk meningkatkan gengsi orang-orang kaya. hal ini juga bisa kita ambil kesimpulan bahwa dalam membuat usaha maka kita juga harus memberhatikan kekauatan brand dari produk yang kita miliki. sehingga kepercayaan customer bisa terjadi secara reverall dan berkesinambungan. Salah satu cara menjaga brand adalah dengan memberikan kepastian jaminan mutu produk dan service.ada baiknya anda melakukan sejumlah kuisioner terhadap beberapa konsumen anda mengenai produk anda, apapun yang mereka ungkapkan tentang produk anda maka jadikan acuan untuk memperbaiki dan mnyempurnakan. dan ingat jangan mudah puas dengan hasil yang anda raih. jadilah pribadi yang menyukai perubahan sehingga potensi anda ter update selalu.

Rendra S
Konsultan freeland Businness Consulting

Jumat, 05 Juni 2009

Rohani

Fenomaena yang harus Jadi Renungan

Kejadian-kejadian yang muncul dalam kehidupan tidaklah terjadi dengan sendirinya atau sebuah kebetulan tetapi merupakan sebuah seruan yang sarat makna yang hanya kita pahami dengan dasar keimanan tidak hanya pemahaman secara ilmiah saja. seperti halnya fenomena awan dalam gambar disamping. Tuhan memberi kita banyak petunjuk agar kita mampu menganalisa dengan baik dan menata hidup kita kearah yang dianjurkan oleh agama. Tetapi seringkali kita masih menampik fenomena dengan pemahaman ilmiah dengan ukuran dasar pemikiran semata. tidakkah kita sadar bahwa dalam hidup banyak nilai pembelajaran yang harusnya membuat kita lebih pandai dan dewasa dalam memahami makna hidup. Berapa banyak kejadian yang sebenarnya telah di paparkan oleh ALLAH yang harusnya jadi pembelajaran?jawabannya adalah sangat banyak tetapi kita tetap saja tidak mampu menafsirkannya. semua hal yang terjadi hanya jadi sebuah kejadiaan yang sama sekali tidak maknai, bahkan saya kadang tertawa melihat bagaimana orang masih saja melakukan hal yang sama padahal mereka tahu itu salah, lalu saat akibat dari yang mereka menimpa mereka buru-buru menyesali dan seakan-akan ingin meninggalkan kebiasaan buruk tersebut tetapi saat keadaan kembali normal penyesalan itu seakan menjadi hiasan dan hilang tertiup angin.

Sabtu, 30 Mei 2009

Bisnis kita

SnackZone, Makanan Enteng di Perbelanjaan Mentereng
SnackZone®Makanan camilan sangat disukai kalangan manapun. Tetapi belum banyak yang mencoba bermain di kelas menengah ke atas. Inilah pasar yang digarap SnackZone®. Russanti Lubis

Benci tapi rindu. Begitulah hubungan antara camilan dengan para wanita. Sebab, makanan ringan ini, diakui atau tidak, merupakan musuh paling utama sekaligus sahabat karib kaum hawa. Kondisi ini sangat dipahami oleh para pelaku bisnis di bidang makanan pengganjal rasa lapar ini. Tak heran, snack dapat dijumpai dari kakilima hingga pusat perbelanjaan sementereng Senayan City.

Salah satu dari mereka yang bergerak di bidang bisnis makanan ringan adalah Snack Zone®. Muncul untuk pertama kalinya pada 1979 dengan nama Rotary Snack dan hanya mengandalkan kerupuk ikan (Kerupuk Bangka) buatan sendiri. Berangkat dari situ, pada 1984, Rotary Snack membuka toko untuk pertama kalinya di Plasa Hayam Wuruk, disusul toko di Plasa Indonesia (1989), Plasa Semanggi, Mega Mal Pluit (di sini dibuka sekaligus dua toko, red.), Mal Kelapa Gading, dan Senayan City. Bersamaan dengan dibukanya outlet di Senayan City pada 19 Juli tahun lalu, namanya pun berubah menjadi Snack Zone®. “Itu karena kami melihat adanya perubahan gaya hidup konsumen, khususnya dalam food and beverage,” jelas Hendra N. Gunawan, Managing Director PT Zoneindo Global, perusahaan yang membawahi Snack Zone®. Sejalan dengan itu, juga dilakukan perubahan konsep guna menampilkan wajah baru Rotary Snack tersebut. Tampilan baru ini pun dilakukan di Rotary Snack Mal Kelapa Gading dan nantinya di toko-toko yang lain.

Mengapa Rotary Snack selalu berada di dalam mal? “Kami melihat bahwa segmen pasar kelas menengah atas merupakan segmen pasar yang mempunyai tuntutan tinggi pada makanan. Kami melihat pula pemain yang bergelut dengan hal ini belum banyak, maka kami mencoba main di segmen ini,” ujarnya. Hasilnya, cukup bagus.
Fakta menunjukkan bahwa toko-toko camilan yang bermain di segmen menengah ke atas lebih bisa bertahan daripada toko-toko snack yang bermain di segmen menengah ke bawah. “Asalkan tetap kosisten dan menampilkan customer service yang baik dan produk yang berkualitas. Soal harga masalah kedua bagi konsumen di segmen ini. Itulah yang kami pelajari dan konsisten di berbagai mal,” katanya. Namun, mengingat investasi di mal membutuhkan modal yang tidak kecil, sejak beberapa tahun lalu, Snack Zone® juga menjalin kerja sama dengan beberapa hypermarket, salah satunya, Giant. “Harganya tentu saja lebih murah, tapi standar kualitasnya hampir sama,” imbuhnya.

Dilihat dari harga, Snack Zone® yang memiliki 300 jenis camilan dengan harga berkisar Rp1.500,- hingga Rp35.000,- per 100 gram ini, memang lebih mahal Rp1.000,- sampai Rp2.000,- per ons-nya dibandingkan toko-toko camilan lain. Karena, sejak awal toko snack yang sehari-hari membukukan lebih dari 500 transaksi (saat weekend bisa mencapai 2–3 kali lipatnya, red.) ini, telah menetapkan standar lebih tinggi daripada “pesaingnya”.

Misalnya pertama, menggunakan sales promotion girl berseragam. Kedua, dari cara melayani atau berkomunikasi dengan konsumen. “Berdasarkan pengalaman, konsumen sangat suka dilayani. Bila mereka tidak dilayani atau dijelaskan tentang produk-produk baru yang ada, dipastikan mereka hanya akan membeli satu atau dua item. Di Snack Zone® di mana 40% makanan ringan yang dijual merupakan produksi sendiri, konsumen dilayani sedemikian rupa sehingga dapat dipastikan akan membeli lebih dari dua item,” ujar Hendra yang membawahi lebih dari 100 karyawan.

Dari segi produk yang ditawarkan, Snack Zone® yang menjajakan 75% produk lokal dan 25% produk luar selalu menampilkan camilan yang fresh. Selain itu, dalam jangka waktu 3–6 bulan dilakukan product review untuk mengganti item-item yang tidak “berjalan” baik dengan item-item baru. “Sedangkan untuk menghindari kesalahan karena menawarkan makanan yang telah kadaluarsa, kami hanya mencurahkan produk yang fast moving ke dalam topless. Kami juga melakukan pencatatan, sehingga dapat melakukan estimasi antara waktu barang datang hingga dicurahkan,” ucapnya. Sekadar informasi, masa “hidup” camilan berkisar 6–8 bulan di ruangan berpendingin.
Untuk menghindari produk impor yang tidak berlabel halal, Snack Zone® mengacu pada peraturan Departemen Perindustrian dan Perdagangan bahwa setiap pemain ritel yang ingin menjual produk impornya, minimal mempunyai izin ML (lisensi yang harus dimiliki jika barang impor masuk ke Indonesia, red.). “Itulah yang kami terapkan pada produk-produk kami yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Cina,” ujarnya.

Snack Zone® yang menawarkan konsep your one stop snack outlet ini, dibangun dengan modal total sebesar lebih dari Rp1 milyar. Omsetnya? “Kalau kita ngomong tentang ritel, maka parameter kesuksesannya adalah per meter persegi outlet itu, kontribusinya berapa juta rupiah. Yang jelas, terjadi kenaikan omset 40%–70% sejak Rotary Snack berubah menjadi Snack Zone®,” katanya, berahasia. Sekali lagi fakta membuktikan, bisnis makanan memang kagak ade matinye.
© 2009 Majalah Pengusaha - Peluang Usaha dan Solusinya

Jumat, 29 Mei 2009

Motivasi


MOTIVASI MARIO TEGUH

1. Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin, anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai

2. Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali.

3. Anda tidak harus ahli untuk mulai melakukan sesuatu, karena anda membangun keahlian itu dari melakukannya. Jadi lakukanlah !

4. Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah

5. Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, anda akan dicari uang

6. Waktu mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kitalah yang harus mengubah diri kita sendiri

7. Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik, jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda

8. Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan

9. Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.


10. Kedamaian dalam menerima kegagalan adalah kualitas dari pribadi yang memiliki banyak pilihan cara untuk mencapai keberhasilan-keberhasilan yang lebih besar

Selasa, 02 Desember 2008

Market Today Review



Market Review
DANAREKSA.com Bursa global kembali anjlok. Dari Amerika, indeks Dow Industrial dan S&P500 kembali terpuruk menyusul belum adanya kepastian mengenai bantuan untuk industri otomotif dalam negerinya.

Sementara itu, ketakutan akan resesi bertambah dengan pengumuman angka pengangguran yang dikatakan mencapai yang tertinggi sejak 1982. Di regional, bursa-bursa kembali terpuruk menyusul melemahnya harga minyak mentah dibawah level US$50/bbl.
IHSG kemarin ditutup terkoreksi menyusul sentimen negatif yang masih berkelanjutan baik dari Amerika maupuin bursa regional. Berdasarkan kondisi-kondisi ini, diperkirakan IHSG hari ini akan kembali terkoreksi dengan support resisten pertama pada 1.134-1.168 dan kedua pada 1.100-1.202.

Berita dan Analisis
Mobile-8 Targetkan Capex di Atas Rp 1,5 T (ID)
PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) menargetkan belanja modal 2009 lebih dari Rp 1,5 triliun guna memperkuat infrastruktur telekomunikasi dan sarana pendukung lainnya. Dari analis kami, Chandra Pasaribu, dikatakan bahwa perusahaan menyebutkan sumber pendanaan mungkin akan berasal dari kombinasi arus kas internal, hutang baru dan rights issue.

Capex ini lebih besar dari tahun lalu guna memenangkan persaingan dengan operator lain. Sejauh ini Mobile 8 masih membukukan operating loss sampai dengan 9M08.

Bank-Bank Mulai Konversi Kredit Valas (ID)
Bank-bank besar mulai mengonversi kredit valasnya ke rupiah, menyusul pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar As yang terus terjadi. Menurut analis sektor perbankan Danareksa, Dimas A Negoro, bank melakukan ini untuk memperkecil exposure mereka ke valas karena exposure yang besar dapat menimbulkan kerugian selisih kurs yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dan rasio-rasio yang ditetapkan oleh BI.

BCA merupakan bank yang mempunyai exposure paling rendah dari sisi LDR valas dan NOP (net open position) sedangkan Danamon memiliki exposure yang relatif tinggi dari kedua kriteria tersebut dibandingkan bank lain.

Mulai Desember, Emiten Dapat Insentif Pajak (ID)
Emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) menikmati potongan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 5% mulai Desember 2008.


Lisa Yulianingrum
lisay@danareksa.com

klik dapat duit daftar gratis

Mau Duit???????